Desember 2008


What is jQuery ?
Apa sih jQuery itu ?

Image

jQuery merupakan sebuahlibrary javascript yg saat pertama kali muncul langsung berimbas padaberalihnya para developper untuk segera memanfaatkan nya sebagailibrary yang powerfull untuk menyaingi ajax. Awal muncul nya sempatmembuat ajax hanya mendapat hitungan jari kelingking dari paradevelopper. Karena seperti motto jQuery sendiri adalah “Write Less, Do More”. Wah pantes aja posisi ajax langsung ketendang.

Berikutadalah tutorial sederhana cara mengimplementasikan jQuery sebagailibrary yang powerfull, dapat menciptakan interaktif user pada halamanwebsite lu :))

Sebelumnya download dlu library nya:

Download Page

jQuery 1.2.6 {The Latest Release}

jQuery Ajax Display for Loading Content

Siapkan HTML kosong bwat halaman utama, pada header panggil dlu library jQuery na:

Code:
<script language="javascript" src="jquery-1.2.6.min.js"></script>

untuk interaktif user na, gunakan Ajax jQuery Animation, atau dalam code na dinamakan sebagai AJAX DISPLAY

Code:
<script language="javascript">
//show animation
$(function(){
$("#ajax_display").ajaxStart(function(){
$(this).html(<div style="position:absolute;"><imgsrc="ajax-loader-refresh.gif"/> <br><strong>Loading....</strong><br><br>Pleasebe patien, do not close the window. <br>Gathering data beingprogress ...</div>);
});
$("#ajax_display").ajaxSuccess(function(){
$(this).html();
});
$("#ajax_display").ajaxError(function(url){
alert(jqSajax is error );
});
});
</script>

Sedangkanuntuk simulasi load external file na, gw pake script random padalibrary jQuery, script ini gw temukan di salah satu forum luar, gw lupanama forum na, mudah2an berguna bwat kalian:

Code: (lebih…)
Iklan


Lagi-lagi penulis coba untuk membayar hutang. :D. Hutang mengenai tutorial yang membahas redirect halaman secara kompleks. Sebelum menuju inti pembahasan, penulis akan beri penjelasan apa dan bagaimana contoh kasus dari redirect halaman secara kompleks ini.
Mungkin ada sebagian orang yang pernah mencoba searching di google mengenai artikel yang dia cari, namun ketika mendapatkan artikel tersebut, web tersebut hanya membolehkan user yang sudah teregistrasi saja yang dapat mengakses artikel tersebut. Maka, langkah selanjutnya yang dilakukan oleh user tersebut adalah meregistrasikan dirinya untuk menjadi member pada website tersebut, pada form yang letak halamannya berbeda dengan artikel yang dicari. Namun setelah proses registrasi selesai, dan proses login berhasil, user secara otomatis di redirect ke halaman yang dia tuju sebelumnya. Ini adalah contoh kecil dari redirect kompleks. Contoh lainnya, ketika user yang akan mencoba untuk mendownload sebuah file pada halaman tertentu di suatu website, user tersebut diharuskan untuk login terlebih dahulu, tapi setelah login user langsung diredirect secara otomatis menuju halaman download. :D. Pada tutorial kali ini, penulis akan coba jawab itu berbagai persoalan tersebut. Mari .. mari … 😀

Ya, persiapkan terlebih dulu databasenya :

create database simple_cms ;
use simple_cms ;
create table user( id int(5) PRIMARY KEY auto_increment, username varchar(20), password varchar(50));
create table article (id int(5) PRIMARY KEY auto_increment, penulis varchar(20), judul varchar(200), isi text);

insert into user values (”,’admin’,md5(‘admin’));
insert into article values(”,’Loka Dwiartara’,’Kegantengan Abadi’,’Kegantengan abadi terpancar dari kekerenan sejati. Aura kegantengan selalu terpancar dari kerennya seseorang. :D. Kadang banyak yang berpikir keindahan secara fisik itu melebihi dari segalanya. Kita tahu bahwa b_scorpio itu tidak ganteng, tapi setidaknya tolong hargai dia :D’),  ( ”,’Loka Dwiartara’,’PHP is powerfull easy language … ‘, ‘Kekerenan php dalam menangani pengembangan sistem informasi berbasis website patut di acungi 4 jempol kaki dan tangan, kehebatannya melebihi b_scorpio yang tidak pandai menggaet i#a, wanita yang dia suka. ;D~~~, peace … damai … ‘) ;
Selanjutnya, config.php :
<?php
$host = “localhost”;
$username = “root”;
$password = “”;
$database = “simple_cms” ;

$connect = mysql_connect($host, $username, $password);
mysql_select_db( $database , $connect) or die (“MySQL is error!!”);
?>

Kemudian, halaman login.php :

<html>
<head><title>Login Page …!</title></head>
<body>
<form action=cek.php method=POST>
<table border=0 bcolor=#DFDFDF><tr><td>username</td><td><input type=text name=username></td></tr>
<tr><td>password</td><td><input type=password name=password></td></tr>
<tr><td></td><td><input type=submit name=submit value=submit></td></tr>
</table>
</form>
</body>
</html>
Selanjutnya, file cek.php, disinilah redirect kompleks halaman berada :

<?php
session_start();
require_once “config.php”;

if (ISSET($_POST[‘username’]) && ISSET($_POST[‘password’]) )
{
$username = $_POST[‘username’];
$password = md5($_POST[‘password’]);
$session_halaman = $_SESSION[‘halaman’];

$cekuser = “select username, password from user where username = ‘$username’ and password = ‘$password'”;
$query_cekuser = mysql_query($cekuser);
$exist = mysql_num_rows($query_cekuser);

if ($exist >= 1)
{
$_SESSION[‘user’] = session_id();
header(“location: index.php?view=page&id=$session_halaman”);
}

else
{
header(“location: login.php”);
}

}

?>
Dan halaman index.php, untuk menampilkan artikelnya :
(lebih…)